Batuk merupakan keluhan yang paling sering diungkapkan orang tua ketika membawa sang buah hati ke dokter anak. Banyak orang mengira batuk adalah hal yang sangat mengganggu dan meresahkan, bahkan sering dianggap sebagai penyakit sehingga secepatnya harus dihentikan dan dihilangkan. Hal ini mendorong pembelian obat batuk bebas di pasaran merupakan pilihan pertama orangtua agar batuk segera hilang. Padahal tidak sepenuhnya batuk adalah musuh yang harus dihilangkan secepatnya.

Batuk adalah ledakan udara keluar dari dalam saluran napas yang berada di rongga dada sehingga menimbulkan bunyi yang khas. Hal ini disebabkan adanya benda asing yang berada di saluran napas dan menimbulkan respon tubuh untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Benda asing yang sering terdapat di saluran napas adalah lendir dan partikel halus seperti debu dan asap. Saluran napas merupakan salah satu sistem organ tubuh yang sering terpajan dengan lingkungan. Normalnya saluran napas akan memproduksi lendir berperan untuk memerangkap berbagai benda asing yang terhirup. Benda asing ini kemudian akan di dorong kearah pangkal saluran napas oleh mekanisme mirip ban berjalan yang disebut bersihan mukosiliar. Ketika jumlah lendir meningkat akibat bertambahnya benda asing yang terperangkap maka akan merangsang reseptor batuk yang paling banyak terdapat di sistem saluran napas sehingga merangsang otak untuk mengirimkan sinyal sehingga timbul batuk.

Selain sebagai mekanisme pertahanan saluran napas, batuk juga memiliki manfaat sebagai alarm tubuh. Kadang kita tidak menyadari ada masalah jika batuk sesekali dan baru tersadar bila intensitas batuk bertambah. Namun batuk harus diwaspadai bila kekerapan dan keparahannya meningkat. Batuk yang kerap timbul dapat mengganggu aktivitas dan istirahat anak bahkan dapat mempengaruhi tumbuh kembang. Batuk dengan intensitas hebat dan khas seperti pertusis atau disebut batuk 100 hari merupakan batuk yang sangat mengganggu dan berbahaya karena batuk bersambung dalam waktu lama sehingga pasien tidak dapat bernapas. Waspada jika batuk disertai demam tinggi dan kesulitan bernapas. Terlihat pernapasan cuping hidung dan tarikan dinding dada atau disertai bunyi mengi maka secepatnya anak dibawa ke dokter anak terdekat.

Jika batuk timbul tidak disertai dengan demam atau kesulitan bernapas, maka tugas orangtua untuk memfasilitasi batuk menyelesaikan tugasnya untuk membersihkan benda asing yang terdapat di saluran napas. Perbanyak minum air putih dan jika perlu dapat diberikan obat pelancar batuk membantu mengencerkan lendir bukan memberikan obat penekan batuk. Meskipun tidak semuanya batuk disebabkan oleh infeksi namun penting untuk mencegah penularan batuk ke orang sekitarnya. Perlu dilaksanakan etiket batuk jika sedang mengalami batuk yaitu menutup hidung dan mulut dengan tissue yang dapat langsung dibuang. Atau menutupi mulut ketika batuk dengan lengan tangan bukan dengan telapak tangan karena kuman akan menempel di telapak tangan dan dapat menyebar bila memegang benda atau bersalaman.

Oleh karena itu batuk merupakan kawan yang sangat membantu apabila terdapat benda asing di saluran napas. Batuk jangan dihilangkan tetapi difasilitasi agar dapat bekerja dengan baik.

Penulis :
Dr Lucy Amelia, SpA, MKes

Leave a reply